Geger Muncul Kekaisaran Matahari di Bandung: ini kata Gubernur Jawa Barat Riduan Kamil

Beritahaluan.com – Setelah heboh Keraton Agung Sejagat di Purworejo, kini muncul kembali hal yang serupa bernama Sunda Empire. Sunda Empire ini muncul di media sosial (medsos) usai ramai soal Keraton Agung Sejagat. Tersebar pula foto-foto anggota Sunda Empire dari screenshot pemilik akun Facebook Renny Khairani Miller yang diduga anggota Sunda Empire.


Di media sosial tersebut salah satu anggota Sunda Empire mengklaim bahwa Sunda Empire adalaha Kekaisaran Matahari, Kekaisaran Bumi, Kekaisan ini adalah Kekairan turun temurun, dengan di bagi atas enam wilaya, yaitu sunda Atlantik, Sunda Nusantara,Sunda Eropa, Sunda pasipik dan Sunda Madeline, dengan tujuan kedamaiaan Dunia.

 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat bicara soal kelompok Sunda Empire. “Ya, lagi diteliti oleh Polda,” kata Kang Emil, sapaan akrabnya, saat ditemui di kantor BPK Jabar, Jalan Mohamad Toha, Kota Bandung, Jumat (17/1/2020).

Emil cukup prihatin banyaknya kasus atau kemunculan kelompok semacam itu. Ironisnya banyak warga yang tertarik dan ikut bergabung dalam organisasi yang tidak jelas. “Ini banyak orang stres di republik ini. Banyak menciptakan ilusi-ilusi yang sering kali romantisme-romantisme sejarah ini, ternyata ada orang yang percaya juga jadi pengikutnya,” tutur Emil.

Polda Jabar turun tangan menyelidiki kelompok Sunda Empire. “Polda Jabar telah menerima info terkait hal tersebut,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso via pesan singkat, Jumat (17/1/2020).

Sekadar diketahui untuk kasus Keraton Agung Sejagat, polisi telah menangkap ‘Raja’ Toto Santoso (42) dan ‘Permaisuri’ Fanni Amidania (41). Toto dan Fanni telah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenai pasal tentang Penipuan dan Perbuatan Onar.

artikelini telah tayang di

https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-4863663/berita-hari-ini-di-jabar-geger-sunda-empire-gadis-cilik-diperkosa-6-teman?single=1

(ads)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *