Senator Hj.Eva Susanti Sambangi Home Industri Songket di Ogan Ilir; Lestarikan Warisan Dunia

Berita Haluan.com–Sebagai bentuk kepedulian Hj. Eva Susanti terhadap kelompok usaha kecil menengah UKM Home Industri. Ia menyambangi kelompok pengrajin Songket di Desa Sudi Mampir Kec. Indralaya Induk Kab. Ogan Ilir Minggu, 26/1/2020.

Eva Susanti sengaja medatangi kelompok pengrajin songket dengan tujuan untuk memberikan support terhadap usaha kecil menengah UKM Home Industri. “songket adalah warisan dunia yang berasal dari negeri sriwijaya sumatera selatan, maka itu harus kita lestarikan”. Ungkap Eva Susanti

Kedatangan senator perempuan itu, disambut hangat oleh Ketua kelompok pengrajin Fitriani beserta anggota. Tampak dalam pertemuan itu, Eva Susanti turut mencoba alat tenun yang digunakan oleh anggota kelompok pengrajin songket. “saro buat satu kain dengan penuh ketelitian dan kesabaran, makoitu jangan nawar kalu nak beli kain songket” canda Eva sambil disambut haru dan tepuk tangan para ibu-ibu anggota kelompok.

Eva Susanti menggunkan alat tenun songket.

Dalam dialog Fitriani mengungkapkan “kami sangat senang kedatangan Ibu Eva Susanti, kami cukup banyak anggota kelompok tenun songket, ada bagian motif, ada yang menenun kain songket dan lain sebagainya. Kendala kami terbentur pada pemasaran, mohon Ibu Eva bantu kami memasarkan hasil karya kami”

Senator cantik yang kerap disapa Yuk Eva itu, menanggapi keluhan kelompok pengrajin. Kendala umum para pengrajin hampir sama di setiap kali saya kunjungan terkait pemasaran, ke depan saya akan mendukung dalam pemasaran hasil dari karya kelompok tenun songket. Setiap kali pertemuan rapat-rapat dengan instansi pemerintahan, maupun pihak swasta saya sering bicara songket Sumsel. Kami juga Anggota DPD RI perwakilan Sumsel yang kebetulan perempuan semua bangga mengenakan pakain yang ada unsur songket, ini juga bagian dari pemasaran juga. Jelas Eva

Lebih Lanjut Eva berujar. “Saya akan catat masing-masing kelompok untuk kita bantu dalam pemasaran baik dalam sekala besar maupun kecil. Akan kita gilirkan masing-masing kelompok tenun songket untuk turut hadir dalam pameran di gedung senayan DPR RI di Jakarta dan saya akan biaya sendiri”

Dalam kesempatan itu, Eva Susanti membeli hasil karya kelompok pengrajin songket tersebut. “pertemuan kita hari ini saya harap berlanjut, saya akan menjadi pembina ibu-ibu, sementara ini aku beli kain songket bermotif” Tutup Eva

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *