Ternyata BPK RI Lebih Ditakuti Ketimbang KPK

Berita Haluan – Banyak yang mengira, lembaga yang paling ditakuti instansi atau lembaga negara adalah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ternyata hal itu salah besar. Kok bisa?

Yaps, lembaga yang dimaksud adalah Badan Pemeriksa Keuangan. Alasannya, berdasarkan perubahan tiga UUD 1945, Bab VIIIA BPK Pasal 23E, lembaga yang bebas dan mandiri tersebut bertugas untuk mengelola dan bertanggung jawab keuangan negara. (senin, 2/12/19) 

Secara lengkap dalam Undang-undang Nomor 15 Tahun 2006, BPK dikembalikan dan disimpan yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga negara lain, Bank Indonesia (BI), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Layanan Umum ( BLU), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan lembaga lain yang mengelola keuangan negara.

“Pemeriksaan BPK, periksa keuangan, pemeriksaan, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu,” demikian tertulis dalam beleid.

Hasil pemeriksaan keuangan yang diserahkan kepada DPR, DPD, dan DPRD sesuai kewenangannya. Kemudian, hasil pemeriksaan tersebut ditindaklanjuti oleh lembaga perwakilan atau badan sesuai dengan UU.

Tak seperti KPK yang hanya boleh ada di ibu kota negara, BPK memiliki perwakilan di setiap provinsi. Jika ada yang ditemukan tidak terbukti, BPK melaporkan hal tersebut kepada pihak yang terkait dengan ketentuan yang ada.

Laporan BPK dapat dibuat dasar penyidikan oleh pejabat penyidik? yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dalam melaksanakan tugasnya, BPK menentukan objek pemeriksaan, mengatur dan melaksanakan pemeriksaan. Selain itu, tentukan waktu dan metode pemeriksaan serta susun laporan tersebut.

“BPK meminta keterangan atau dokumen dari setiap orang, unit organisasi yang mengelola keuangan negara,” ungkap aturan tersebut.

Tak hanya itu, BPK juga bisa mengelola tempat penyimpanan uang dan barang milik negara. Artikel ini telah diterbitkan https://www.reqnews.com. (**KHF)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *